China mengejutkan dengan drone bawah laut raksasa dalam latihan parade militer

China mengejutkan dengan drone bawah laut raksasa dalam latihan parade militer. X @Nickatgreat1220
China mengejutkan dengan drone bawah laut raksasa dalam latihan parade militer. X @Nickatgreat1220

Beijing, 16 Agustus 2025 – China bersiap untuk secara publik memamerkan kendaraan bawah laut tak berawak (UUV) baru dan sangat besar selama latihan untuk parade militer mendatang.

Gambar yang dirilis di Weibo menunjukkan sebuah drone berbentuk torpedo berukuran sangat besar sedang diangkut di atas sebuah platform, yang mengonfirmasi keberadaan fisik sistem tersebut.

Hingga saat ini, otoritas China belum secara resmi memberi nama proyek tersebut atau merilis detail teknisnya, tetapi para ahli sudah membandingkan konsep ini dengan Poseidon Rusia, yang juga dikenal sebagai Status-6, torpedo nuklir jarak jauh yang diperkenalkan oleh Vladimir Putin pada tahun 2019 sebagai bagian dari “superweapon”-nya.

Propulsi dan kemampuan yang mungkin

Laporan dari South China Morning Post menunjukkan bahwa Beijing mungkin sedang meneliti sistem bawah laut dengan propulsi nuklir sekali pakai, mampu mempertahankan kecepatan lebih dari 30 knot (sekitar 55 km/jam) hingga 200 jam. Setelah waktu itu, reaktor akan dilepaskan ke dasar laut, dan kendaraan akan terus beroperasi dengan baterai, kemungkinan untuk serangan konvensional.

Namun demikian, masih belum pasti apakah UUV baru China ini akan dirancang untuk membawa muatan nuklir atau konvensional, atau berfungsi sebagai platform pengawasan dan pencegahan strategis.

China mengejutkan dengan drone bawah laut raksasa dalam latihan parade militer. X @Nickatgreat1220
China mengejutkan dengan drone bawah laut raksasa dalam latihan parade militer. X @Nickatgreat1220

Perbandingan dan misteri

Sementara Poseidon Rusia dirancang untuk menempuh ribuan kilometer dan menyerang target pesisir dengan hulu ledak nuklir, tidak jelas apakah Beijing berusaha meniru kemampuan ini atau mengembangkan kelas senjata bawah laut yang berbeda.

Ilmuwan nuklir Guo Jian dari Institut Energi Atom China menyatakan dalam sebuah artikel ilmiah bahwa ada “perbedaan substansial” antara proyek China dan Poseidon, tanpa mengungkapkan rincian lebih lanjut.

Kendaraan yang terlihat selama persiapan parade, beberapa diidentifikasi sebagai AJX002, menegaskan bahwa China bergerak menuju produksi kendaraan bawah laut tak berawak berukuran besar (XLUUV). Namun, tanpa informasi resmi, misi sebenarnya dari senjata baru ini tetap diselimuti misteri.

Sumber dan gambar: Navalnews | defence-blog.com | X @Nickatgreat1220. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top